Rabu, 25 Oktober 2017

Menjelajahi Sebagian Surga di Padang

"Terkadang, melarikan diri dengan bepergian adalah cara terbaik untuk melupakan"

Alhamdulillah, akhir bulan Agustus kemarin saya sudah resmi menyandang gelar baruuu, yaitu pengacara (pengangguran banyak acara) hehe, becanda ding. Saya sedang mensyukuri setiap nikmat yang Allah beri dengan tetap husnudzan pada rencana-Nya. Apapun itu, tetap melibatkan Allah. Seberapa pun pahitnya, manisnya, Allah tahu mana yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.

Mengapa melarikan diri? Sebab sudah tak mampu membendung, maka melarikan diri dengan melepaskan segala a-b-c-d-e-f-g hingga z yang ada adalah caranya, menurut versi saya.
Hingga suatu hari, terbersitlah untuk pulang kampung. Yeay, bocil (bolang cilik) pulang kampung. Dengan segala a-b-c-d-f-g hingga z yang ada, saya melepasnya perlahan. Hingga sesak di setiap rongga dada itu berkurang dan tak tersisa lagi.

Bandara International Minangkabau

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan melarikan diri ini, akhirnya saya menghubungi udafanz, seorang teman. Teman yang sejak 4th lalu saya kenal tapi tak pernah sekali pun bersua #eak. Seorang blogger yang bahkan bentuknya gimana aja saya belum tahu (hehe) untuk meet up di Bukittinggi. Saya mengira awalnya ada beberapa blogger yang berdomisili di Padang, ternyata yang saya kenal cuma udafanz dan uni Yura. Tapi susah sekali menghubungi uni Yura. Akhirnya udafanz menawarkan untuk travelling sekitar Bukittinggi-Agam. Saya menolak? tentu aja enggak! haha

Akhirnya kita ketemuan di daerah Bukittinggi, namanya Jambu Aia. Perjalanan dari Padang Panjang ke Bukittinggi sebenernya lumayan agak jauh buat saya yang meski orang Padang tapi jarang sekali pergi-pergian sendiri dan naik kendaraan umum pula. Tapi anehnya, gak tersebit sedikitpun takut, cuma takut ketiduran di mobil dan bablas aja tempat turunnya wkwk.

Destinasi pertama yang udafanz ajak adalah ke Lawang Park. Lawang Park sendiri Masuk ke kabupaten Agam, tempat ini bisa ditempuh selama 1jam perjalanan dari Bukittinggi. Selama perjalanan ke sana, saya cuma bisa nyengiiiiiiiir terus. Gimana gak nyengir kalau di suguhkan dengan pemandangan yang indah banget, masyaAllah. Hamparan bukit-bukit indah, gunung Marapi dan Singgalang yang gagah, serta persawahan dan tebing-tebing nan tinggi. Di Jakarta mana ada kayak gini yah? hehe jadi maklum saja kalau saya noraknya pake level tingkat dewa.

Dari Lawang Park kita bisa melihat hamparan lukisan Danau Maninjau yang nyata, masyaAllah indahnya. Danau Maninjau yang terkenal dengan legenda sembilan bujangnya ini berhasil membuat mata saya terbelalak. "Danau yang sangat indah!" Kalau boleh, saya mau menetap di sini lebih lama lagi. Menikmatinya dengan mentadaburi nikmat yang sudah Allah beri hingga saat ini, termasuk nikmat kesendirian. Kesendirian di setiap sepertiga malam-Nya, mengadukan segala keluh dan pinta.
Danau Maninjau

udafanz, saya



Destinasi kedua yang udafanz tunjukkan adalah di Puncak Lawang, lokasinya sebelum Lawang Park. Jadi kita harus balik lagi dan sedikit berputar arah di bawah. Enggak kalah indah dari Lawang Park, Puncak Lawang memiliki keistimewaan lain. Di sana, kita bisa menikmati Danau Maninjau dengan pohon-pohon pinus yang terbentang tinggi. Jika angin menyapa daun-daunnya, kita bisa mendengar suara alam nan indah di sana. Merduuuuu. Di Puncak Lawang sejuuuuk sekali, pemandangannya meneduhkan hati. Hati yang hampa, hehe. Selain kita bisa duduk syantiqq menikmati Danau Maninjau, di sana ada juga tempat outbound dan paralayang. Saat ini pun sebagian tempatnya sedang dilakukan renovasi, mungkin setelah selesai nanti, Puncak Lawang akan lebih nyaman dan menyejukkan hati.
Puncak Lawang dari jauh

Puncak Lawang
Danau Maninjau dari Puncak Lawang

Area paralayang




Nah, destinasi kita yang ketiga adalah Lubang Japang atau Lobang Jepang dan Jam Gadang. Hah destinasi ketiga? Iyaaa, jadi dalam sehari udafanz ngajak saya ketiga tempat yang berbeda, huaaaa daebak!!
Sebenernya saya udah sering ke jam gadang kalau pulang kampung, tapi gak pernah ke lubang Jepang. Selain takut karna dikenal horor, jugak karna gelap haha. Tapi setelah di ajak udafanz, ternyata gak semenakutkan yang saya fikirkan selama ini. Jadi pepatah "don't judge the books by its cover" pas banget buat lubang Jepang ini. Sama sih kayak kamu, jangan langsung menilai aku gitu aja. Dilihatnya kalem, aslinya engga. Makanya sini, kenalan dulu. Siapa tahu kan kita cocok? Jadi sahabat sampai Syurga maksudnya.
Jam Gadang Bukittinggi
di dalam Lobang Jepang


Untuk pertama kalinya, sebagai anak keturunan Padang, saya baru pertama kali makan nasi kapau kemarin, dan rasanya enaaaaak banget. Seriuuuuuss...
Nasi Kapau

Dan sebagai penutup perjalanan seharian kita yang menyenangkan ini adalahhh, tunggu tunggu, menyenangkan bagi saya tapi belum tentu udafanz hehe. Tapi semoga aja menyenangkan juga bagi udafanz. Saya di ajak minum air Kawa untuk pertama kalinyaaaaaah. Endess banget, jadi kawa itu adalah daun kopi. Dibuatnya dengan campuran teh. Kemarin pas saya pesen yang pake es, dingin, kayak sikap kamu ke aku! Kawa adalah minuman yang seger banget, penutup kebahagiaan hari itu~
Menurut kalian, petualangan saya di Padang cuma seharian itu aja bersama udafanz? enggak! haha. Jadi sehari sebelum saya balik ke Bogor, udafanz ngajak lagi buat explore Padang.
Jadi rencana awal, hari itu udafanz ngajak ke Danau Tarusan Kamang. Tapi berhubung jarak Kamang-Bukittinggi jauh, kayak kita, akhirnya udafanz ngajak ke Tabiang Takuruang (tebing terkurung). Jaraknya gak jauh loh dari Jam Gadang.

Jadi buat kalian yang tinggal di Padang dan sekitarnya, cobain deh ke sini. Rutenya, kalian cukup ke Ngarai Sianok, lalu jalan terus sampai lewatin jembatan gitu, nanti ambil jalan yang sebelah kiri yah, jangan ambil jalan buat putar balik, gak baik! masa lalu cuma buat dijadikan pelajaran aja, bukan buat di telusuri kembali. Nah, nanti kalian tetap pada koridor itu aja, jangan berubah-ubah, kayak hati.
Ngarai Sianok
Tebing nan indah



Gunung Singgalang from Taruko
Gunung Marapi dan udafanz

Berhubung Tabiang Takuruang ini masih belum banyak orang yang tahu, dan jalan ke sana masih ngelewatin rumah dan persawahan warga sekitar, jadi tetap menjaga lingkungan yah. Setidaknya dengan membawa pulang bekas makanan dan minuman yang kita bawa, agar tidak menjadi sampah dan menumpuk di sana. Kalau bukan kita siapa lagi? Dia? enggaklah, dia udah sama yang baru, kamu move on dong!




"gimana sama akses kendaraannya, cil? enaknya naik apa?" hehe kan gak lucu naik naga terbang, jadi enaknya saat ini naik motor, karna kalau mobil jalannya itu cukup hanya dilalui oleh satu kendaraan, dan masih banyak kelok yang tajem gitu. Terus gak ada biaya masuk ke sana, cuma uang sukarela aja ke penduduk, buat jasa titip kendaaraan kita.
Viewnya bagus yah, Ngarai Sianok. Gak kalah indah sama Danau Maninjau. 

Abis itu, udafanz ngajakin ke Taruko Cafe, di sini gak kalah indah loh. Ada sungainya gitu, jadi abis minum sama makan cantik di sini, kita bisa main air di sungai, masyaAllah.



Taruko Cafe

Lanjut makan Itiak Lado Mudo atau bebek cabe ijo ala Padang. Rasanya? enaaaaaaaaaak bangedd. Pedes, gurih, gak amis, endessss. Bikin mau "tambuah cieeek" terus.

Ngitung harga neng?

Lalu tujuan kita berikutnya adalah Museum Kelahiran Rumah Bung Hatta, lokasinya gak jauh dari jam gadang. Disini gak ada biaya masuknya, cuma ketika kita keluar akan di mintakan uang sukarela untuk bersih-bersih, hehe.





Dan yang terakhir adalah, penutup liburan ini dengan makan Ampiang Dadiah dan Mie Tahu. Wohoooo! Ampiang Dadiah yang saya tahu dari udafanz adalah susu kerbau yang sudah difermentasi di bambu gitu, teksturnya kayak bubur sumsum, tapi rasanya kayak yogurt gitu. Asli enak banget, terus ada campuran ketannya gitu, cuma karna sebelum diolah ketannya di tumbuk gitu biar agak gepeng jadi pas dimakan kenyel-kenyel gitu, aku kurang suka sih tapi udafanz malah suka. Setiap orang punya pilihannya masing-masing kok hehe.
Ampiang Dadiah
Mie Tahu

Udafanz, seorang blogger dan youtuber (meski pun saya belum pernah mengunjungi youtube miliknya haha) yang hobi fotoin orang lain ketimbang dirinya sendiri, terimakasih untuk pengalaman yang menyenangkan ini. Semoga Allah balas dengan mengabulkan setiap pintamu.
 Travelling kemana lagi yaaaa....

35 komentar:

  1. wihhh...selamatt udah lulus kuliahnya,haha pengacara,singkatan yang unik. nampak sangat muka terlepas dari beban haha :v
    .
    .
    btw penasaran bedanya nasi kapau sama nasi padang biasa gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sangat terlepas dong dari beban hehehe.

      Waktu itu di kasih tau sih bedanya tapi ku lupa haha. Intinya nasi kapau cuma ada di ranah minang :p

      Hapus
  2. Widih... banyak bet ya gambarnya, ngiler deh pengen ke sana. Sebagai anak rantau Jakarta dari kampung sebenarnya aku udah sering liat pemandangan alam. Bahkan ketika ke Jakarta aku terpukau sama gedung-gedung tinggi. Tapi setelah setahun di sini, aku malah kangen dengan alam. Setelah dulu pengen banget ke mall sekarang malah bosen jalan-jalannya ke mall mulu, hehe. Btw aku belum pernah ke Sumatera, kayaknya kapan-kapan tempat ini bisa jadi rekomendasi kalau ke Padang deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dong, di sengajain bgt gambarnya banyak haha biar kamu ke sana juga hehe.
      Iyaa ke padang dan jangan lupa kontak udafanz hehe

      Hapus
    2. Haha, shap dah. Oh iya itu foto-fotonya banyak gak mau coba kirim ke Traveloka kak? Mereka nerima kontributor travelling lo

      Hapus
    3. Kontributor travelling? Wah caranya gimana tuh?

      Hapus
  3. bener bener greget. tiga tempat dalam sehari. aseeek...

    dari namanya aja gue juga udah takut, lobang jepang? tapi dalemnya keren kok.

    bener juga, jangan nilai orng dari luarnya. hahaha. jangan cuma lihat pneampilannya, tapi siapa tahu bisa bikin nyaman untuk jalanin hidup sampe tua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gregetan mana sama kamu? Wkwk

      Ngejalanin hidup sampe tua bukan butih nyaman aja sih, tapi komitmen jugak. Eaaak

      Hapus
    2. kalo orang yg gk komitmen, mana mungkin bikin nyaman, eaaaaaakkkkkk.

      Hapus
  4. MasyaAllah, bagus betul, Cil! Ijo seger semuanya. Pemandangannya, bajunya Bocil, bahkan sambel ijo di bebeknya. Bikin ngiler, wkwk.

    Akhirnya ketemu sama Uda Fanz, ketemu sama akunya kapan? :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti akan ada deh saatnya kita ketemu kak, bocil yang kesana aja deh yaaahhh. Doakan:3

      Hapus
  5. wah bener banget tuh,bepegian bukan cuma cara terbaik untuk melupakan. tapi juga untuk menyelesaikan masalah. kadang ada masalah yang bukan untuk dicari solusinya, tapi untuk dibiarkan dan seiring waktu berjalan solusinya akan datang sendiri. tapi kadang aja.

    asik ya jalan-jalan setelah bebas dari belenggu skripsweet. jadi lebih feel free. tapi itu foto-fotonya kurang diperbesar padahal kece-kece loh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kadang ada masalah yang dibiarkan saja sampai ia mereda lalu sesak dalam dada akan ilang..

      Aku takutnya kalau di perbesar lagi kamu bisa ngiler buat ke sana hehehe

      Hapus
  6. loh ternyata padang Kece juga ya,
    Mataku baru terbuka nih haha,
    sepertinya aku harus kenalan sama bang udafanz supaya nanti kalo aku jadi pengacara bisa minta tulung bang udafanz buat jadi guide tour aku :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waiyaaa kece dong:3
      Kenalan sama aku aja dulu hehehe. Semoga bisa ke padang yaaah

      Hapus
  7. asik abis tuh, menjelajahnya kota keren semacam padang dan langsung ke tiga tempat yang emang terkenal di Padang. Duh, jam gadang... Wisata kuliner juga nggak lupa ya ehehehe. Ngomong2 perjalanan ke tabiang nya itu seru dong ya, lewating sawah2 rumah warga sekalian.. hmm, nature banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyahh! Makanya kamu harus cobain dateng ke Padang. Maka kamu akan di buat jatuh cinta olehnya wkwk

      Hapus
  8. Ciyeee, baru kenalan an ketemu pertama kali aja udah diajak ke buanyaaaaaaaaaaaaaaaak tempat lho Cil, apalagi kalau..........duh, aku bacanya kok jadi ngrep sendiri ya. Ngarep sama kalian. Udafanz udah punya calon belum? Habis diliat dari chemistry kalian berdua gitu, cucok banget kok. Seru aja gitu bisa dibawa kemana mana. Untung si Uni susah dihubungi ya..hahaha..
    tapi btw gue juga pingin ke padang dan foto di depan jam gadangnya. Kaykanya seru abisss..Semoga kapan kapan bisa jalan jalan agi sama Uda yaaa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha kak meykkk... Aminnn semoga ka meyk dan suami bosa ke padang yaaaa.

      Hapus
  9. Dear Bocil, aku hampir luruh di kalimat pertama sudah galau mengajak melupakan. Untung cerita di bawahnya ceria.

    Yey Bocil Pulang Kampung woohoo, pertama-tama saya ucapkan selamat kepada dikbocil telah menyelesaikan kuliahnya. Selamat datang di komunitas pengangguran gemar jalan-jalan hahaha. Best of luck untuk perjalanan hidupmu selanjutnya woohooo!
    (Demikian sambutan dari ketua komunitas)

    Udafanz kuat banget ya ngajak kamu jalan-jalan sampai tiga destinasi dalam sehari haha. Kayaknya banyak ya destinasi wisata yang instagrammable di kampung bocil, makanannya juga kayaknya enak-enak banget, fix suatu hari harus ke sana!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear ketua komunitas nan apik bang Adityar, makasih udah komen dan mendoakan kuu. Semoga aku bisa jadi anggota yang bijak hahaha..

      Kok kalimat kuat bawa bocil jalan2 kesannua kek bocil berat bgt yaaa bang? Hmmmm... Iyaaa makanya ke Padang kaaakkk

      Hapus
  10. Beuh pemandangannya keren banget, jadi pengen bisa liburan ke tempat itu. Dan aku penasaran pengen coba itu makanan nasi kapaunya, penasaran seperti apa sih, rasanya..

    Suka deh, kalau gini, bisa lihat banyak pemandangannya juga, serasa maen langsung. Itu foto yang lagi ngitung emang ngitung semua makanan ya..hehe

    BalasHapus
  11. wah aku kayaknya udah lama abnget ya gak mampir ke blog kamu un, btw ini blog baru ya? *kudet* wkwk
    seru bangeeet siih jalan-jalannya, aku baru sekali ke padang itu juga cuma liat bandaranya doang buat transir ke riau hahhaa
    doain ya biar aku ada rezeki bisa nyusulin ke sana jugaaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya blog baru mi. amiiin, semoga bisa travelling di Padang ya mi

      Hapus
  12. Lihat foto foto liburan yang menggoda jadi pengen langsung terbang kesana, tapi apa daya sayap nggak ada dan beban berat masih menggelayut manja..duhh

    BalasHapus
  13. Gue juga pengen lah klo melarikan dirinya kek gini mah. Melihat begitu indahnya Indonesia. Kapan gue bisa jalan2??? Hehe

    Yups. Nikmatin dulu aja jadi pengangguran. Hehe
    Nti klo udah kerja mah susah cari waktu luang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kapan bisa jalan2 kalo ada uangnya hehe..

      iya bener bgttt, kalo udah kerja itu susah bgt cari waktu luang

      Hapus
  14. Hai bocil lama nggak berkunjung kemari eh tau2 udah pindah juga ya ke blog TLD, makin tjakep aja nih semoga kita sama2 makin rajin juga ngeblognya ya *eaa

    Oh ya sebelumnya baarakallaahu fiik akhirnya bocil jadi pengangguran juga hehe jadi enak dan bebas ya kalau mau jalan2 kemana2 gitu termasuk pulkam. Waah ini enaknya ya kalau kita punya kenalan blogger dimana2 jadi bisa diajak kopdar sekaligus ngajakin kita jalan2...apalagi jalan2nya berdua lagi, ya semoga disegerakan *eh ini apaan sih hehe... ya pokoknya baca pengalaman bocil pulang kampung ini bikin saya juga ketagihan, pengen rasanya liburan ke Padang juga bareng suami, hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. haiiii kak siskaa. apa kabar? heehe

      iyaa kak siska, waktu luang saat jadi pengangguran emang harus di manfaatkan sebaik mungkin.

      amiiin semoga ka siska bisa ke padang sama suami

      Hapus
  15. Duhhhhhh bocillll~ destinasinya udah segambreng gitu di jelajahin..
    kerenn!
    Vina kemarin aja yang bolak balik sehari ga semuanya terjelajahiiiiii huaaaaaaaaT.T
    kapan kapan ajak ya bocill~~

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu semua berkat tour guide nya yang warbiasa kak pinaaa.

      Hapus
  16. Pengetahuan gue soal Padang selama ini cuma semen padang (klub bola) dan nasi padang. Setelah baca ini, gue baru tahu lebih dari kedua hal itu~

    BalasHapus

Rindu

Hari itu, kali pertama aku bertemu; seseorang yang amat disegani banyak orang di daerah ku. Seseorang yang bila kita melihatnya tercermin ta...