Rabu, 13 Juni 2018

Perihal hati dan tali yang kusut.


Barangkali aku adalah titik yang menjenuhkan, bukan penggenap ganjilmu, bukan pula pelipur laramu. Atau seseorang yang akan menghapus segala gundahmu. Perkara pola pikir kita yang berbeda adalah tentang saling menghargai, atau lebih dari sekedar itu. Hingga beriringan bukanlah jalan keluarnya.


Rabu, 21 Maret 2018

antara stasiun dan kenangan



            Aku baru saja datang lagi ke kota ini. Di sini semua serba asri. Orang-orang di sini pekerja kebun dan ladang. Terkadang aku sengaja duduk di tepian anak sungai hanya untuk memperhatikan mereka dari kejauhan. Memperhatikan bagaimana bulir keringat mereka mengalir deras. Bulir-bulir itu bahkan ada yang sebesar biji jagung. Dan kemudian membanjiri baju lusuh mereka. Betapa pekerja keras orang-orang itu.
 
google

Selasa, 19 Desember 2017

bekal perjalanan



Bekal dalam perjalananku adalah hati yang tangguh, bukan lagi sekantong rindumu.
Bila lelah, aku hanya akan berhenti sejenak dan melanjutkannya.
Bukan dengan berbalik arah lalu mengumpulkan semua kenangan itu.

Kan ku temukan tempat perhentianku sendiri.
Kamu, berjalanlah tanpa terjatuh.
Kamu, pergilah tanpa kembali.



Hujan dan Senja



“Aku suka senja”

“Kenapa?”

“Sebab aku menemukanmu di dalamnya”

“Bagaimana bisa?”

“Kamu adalah warna yang memesona, sama dengan halnya senja, menawan”

“Dan kamu adalah hujan”

“Hujan?”
....

Sabtu, 25 November 2017

Yuk Lakukan Perubahan Untuk Iklim Yang Lebih Baik

Pernahkah kalian melakukan sesuatu tetapi selalu gagal? Atau bahkan menyerah sebelum memulainya? Artinya kalian menyerah sebelum berperang! 

Saat ini saya sedang mengikuti workshop yang diadakan oleh Climate Institute yang bekerjasama dengan FNF Indonesia. Dengan tema "Mengkomunikasikan Perubahan Iklim Lewat Blog". Beruntungnya saya adalah bahwa ini kali pertama saya mengikuti workshop dan dengan tema yang sedang menjadi topik yang hangat, yaitu perubahan iklim.

Rabu, 25 Oktober 2017

Menjelajahi Sebagian Surga di Padang

"Terkadang, melarikan diri dengan bepergian adalah cara terbaik untuk melupakan"

Alhamdulillah, akhir bulan Agustus kemarin saya sudah resmi menyandang gelar baruuu, yaitu pengacara (pengangguran banyak acara) hehe, becanda ding. Saya sedang mensyukuri setiap nikmat yang Allah beri dengan tetap husnudzan pada rencana-Nya. Apapun itu, tetap melibatkan Allah. Seberapa pun pahitnya, manisnya, Allah tahu mana yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.

Mengapa melarikan diri? Sebab sudah tak mampu membendung, maka melarikan diri dengan melepaskan segala a-b-c-d-e-f-g hingga z yang ada adalah caranya, menurut versi saya.
Hingga suatu hari, terbersitlah untuk pulang kampung. Yeay, bocil (bolang cilik) pulang kampung. Dengan segala a-b-c-d-f-g hingga z yang ada, saya melepasnya perlahan. Hingga sesak di setiap rongga dada itu berkurang dan tak tersisa lagi.

Senin, 03 Juli 2017

Halal Tour Jepang bersama Royal Indonesia, Wisata Halal Pilihan Paling Oke



Assalamualaikum Wr. Wb
 
Meski hari raya Idul Fitri telah berlalu, dan musim liburan telah berakhir bukan berarti kita malas-malasan untuk memulai aktivitas kembali ya! Selamat bekerja untuk yang sudah mulai masuk kerja. Mungkin ada yang baru saja ingin memulai liburannya? Ingin merencanakan liburan yang asyik tapi tanpa dihantui rasa takut karna label halal pada makanan selama berlibur? Atau ingin berlibur dan bisa beribadah dengan nyaman juga?

Perihal hati dan tali yang kusut.

Barangkali aku adalah titik yang menjenuhkan, bukan penggenap ganjilmu, bukan pula pelipur laramu. Atau seseorang yang akan menghapus se...